BADAKPOS.COM, PANDEGLANG Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang, melalui Dinas Kesehatan, telah secara resmi meluncurkan program deteksi dini kanker leher rahim (serviks) yang menggunakan metode tes Human Papillomavirus (HPV) DNA. Peluncuran program ini diresmikan langsung oleh Bupati Pandeglang, Dewi Setiani, di UPT Puskesmas Saketi pada hari Selasa (10/6/2025).

Dalam sambutannya, Bupati Dewi Setiani menekankan bahwa program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini serta mempermudah akses terhadap pemeriksaan metode HPV DNA. Menurutnya, kanker leher rahim merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi pada perempuan, sehingga penanganannya memerlukan perhatian serius dari semua pihak.

Baca Juga:  Bupati Dewi Setiani Berangkatkan Jemaah Haji Kloter 57 di Pendopo

“Deteksi kanker leher rahim sejak dini melalui HPV DNA memungkinkan pengobatan yang lebih efektif dan mengurangi risiko perkembangan penyakit yang lebih serius,” ujar Bupati Dewi. Ia berharap, inisiatif ini dapat menambah wawasan dan pemahaman kaum perempuan untuk secara aktif mengenali dan mencegah faktor-faktor yang dapat memicu munculnya penyakit kanker.

advertisement Iklan Artikel 1
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Senada dengan Bupati, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang, Eniyati, menegaskan pentingnya program ini bagi kesehatan kaum perempuan. Ia menuturkan bahwa kanker serviks termasuk dalam kategori penyakit berbahaya, namun sebenarnya dapat dicegah.

Baca Juga:  SMSI Buka HPN 2026 dari Tanah Sejarah Banten, Ratusan Pemilik Media Ikuti Ekspedisi Banten Lama

“Penyakit kanker leher rahim dapat dicegah dengan mengurangi faktor risikonya. Untuk itu, perlu upaya peningkatan kesadaran masyarakat dalam mencegah faktor risiko tersebut, sehingga bisa lebih cepat terdeteksi dan tertangani sejak dini,” pungkas Eniyati. ***

advertisement Iklan Artikel 2