BADAKPOS.COM, LEBAK – Ratusan pemuda dan masyarakat dari berbagai kabupaten/kota di Provinsi Banten tumpah ruah di Kampung Tegal Lumbu, Desa Wanasari, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, dalam gelaran Banten Fun Run 2025 dengan tema “Harmony of Nature”. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Republik Indonesia bekerja sama dengan Gelombang Inspirasi Muda Indonesia. Minggu, (7/12).
Sedikitnya sekitar 450 peserta ambil bagian dalam ajang lari santai ini. Selain sebagai wadah olahraga dan rekreasi, kegiatan ini dirancang untuk menjadi sarana memperkenalkan keindahan alam dan potensi wisata Provinsi Banten, khususnya wilayah Banten Selatan.Melalui rute yang melintasi kawasan alam terbuka, objek wisata, hingga area budaya lokal, para peserta diajak menikmati pesona alam Banten yang memadukan panorama hijau, udara segar, serta suasana pedesaan yang ramah. Di antara titik-titik menarik yang dilalui peserta adalah Kebun Teh Cikuya dan bantaran curug yang menjadi ikon keindahan alam setempat.
“Acara ini adalah terobosan untuk wilayah Lebak Selatan yang berbatasan dengan Jawa Barat, agar makin dikenal luas potensi wisatanya,” ujar Octa, Ketua Lembaga.
“Kami berharap setelah ini, kunjungan wisata dan kegiatan sport tourism di Banten Selatan semakin meningkat,” tambahnya.
Tak hanya peserta dari Lebak dan sekitarnya, fun run ini juga diikuti oleh pelari dari kota/kabupaten lain di Banten. Mubarok, peserta dari Tangerang Selatan, mengaku sangat antusias mengikuti kegiatan ini.
“Saya ikut karena hobi lari, tapi jujur nggak nyangka sepanjang perjalanan ke sini, walaupun jauh, disuguhi pemandangan pantai-pantai indah di daerah Malingping sampai Bayah. Capeknya kebayar banget,” ungkap Mubarok.
Sebagai Ketua Pelaksana, Cep Tendi menyampaikan apresiasi kepada Kemenpora RI yang telah memberikan kepercayaan penyelenggaraan kegiatan di Kampung Tegal Lumbu.
“Terima kasih kepada Kemenpora RI atas kesempatan yang diberikan. Masyarakat lokal sangat antusias meramaikan kegiatan ini. Selain olahraga, kegiatan ini juga menggerakkan ekonomi warga melalui UMKM yang membuka lapak makanan, minuman, dan produk lokal,” jelas Cep Tendi.
Kegiatan ini juga berkolaborasi dengan KBST (Komunitas Bantaran Sungai Tegal Lumbu), sebuah komunitas pemuda pecinta lingkungan yang aktif melakukan aksi bersih-bersih sungai dan edukasi pengelolaan sampah.
advertisement
“Kolaborasi dengan KBST penting, karena kami ingin menegaskan bahwa menikmati alam harus sejalan dengan menjaga kelestariannya. Peserta diajak bukan hanya berlari, tapi juga lebih peduli terhadap kebersihan sungai dan lingkungan,” lanjut Cep Tendi.
Dengan konsep lari santai yang berpadu dengan keindahan alam, Banten Fun Run 2025 – Harmony of Nature diharapkan menjadi momentum strategis untuk mempromosikan Banten Selatan sebagai destinasi unggulan wisata dan rekreasi alam di Indonesia. Kehadiran ratusan peserta dan ramainya aktivitas jual-beli pelaku UMKM lokal menjadi bukti bahwa kegiatan ini tidak hanya memberikan pengalaman berlari yang menyenangkan, tetapi juga menghadirkan dampak ekonomi positif bagi masyarakat sekitar.


Tinggalkan Balasan