Tampilkan Ringkasan Artikel

Ringkasan Berita

  • Program Berani Sehat (Sehati) di Poso menyediakan akses layanan kesehatan gratis berbasis NIK untuk mengatasi hambatan biaya dan meningkatkan pemerataan kualitas medis.
  • Implementasi program telah berhasil menurunkan angka kasus penyakit menular seperti DBD serta menekan tingkat kematian bayi dan balita melalui penguatan fasilitas kesehatan primer.
  • Keberhasilan program didorong oleh kolaborasi lintas sektor dan pemberdayaan masyarakat melalui Posyandu guna mendukung pencapaian Universal Health Coverage di Sulawesi Tengah.
AI Icon Ringkasan di Generate oleh MEOWCONNECT, BADAKPOS.com Artificial Intelligence

Oleh : Femy Verawati Runtulalo, S.Kep., Ners (INM 20240000097)

advertisement Iklan Artikel 1
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kesehatan merupakan fondasi utama pembangunan berkelanjutan suatu daerah. Program Berani Sehat (Sehati) yang diinisiasi oleh Gubernur Sulawesi Tengah hadir sebagai jawaban nyata atas tantangan kesehatan masyarakat, khususnya di Kabupaten Poso, yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses dan pelayanan kesehatan.

Baca Juga:  Titiek Puspa Meninggal Dunia di Usia 87 Tahun, Sempat Alami Pendarahan Otak saat Syuting

Program Sehati menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjamin akses layanan kesehatan yang merata, efisien, dan tanpa hambatan biaya administratif. Dengan berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK), masyarakat mendapatkan layanan kesehatan gratis yang mencakup pemeriksaan rutin, imunisasi, dan penanganan penyakit menular. Kebijakan ini sangat strategis mengingat status Poso sebagai daerah dengan risiko tinggi stunting dan penyakit menular yang memerlukan intervensi terintegrasi.

advertisement Iklan Artikel 2

Dukungan program ini tidak hanya dalam bentuk layanan medis, tetapi juga pemberdayaan masyarakat dan penguatan jejaring kesehatan di tingkat desa dan puskesmas. Pelibatan aktif komunitas melalui Posyandu dan kader kesehatan telah membuahkan hasil dalam menurunkan angka penyakit menular seperti Demam Berdarah Dengue (DBD), yang terlihat dari peningkatan angka bebas jentik di kawasan rawan. Kolaborasi lintas sektor yang dicanangkan oleh Sehati juga menjadi modal penting untuk membangun budaya hidup sehat yang berkelanjutan di Kabupaten Poso.