Tampilkan Ringkasan Artikel

Ringkasan Berita

  • Program Berani Sehat (Sehati) di Poso menyediakan akses layanan kesehatan gratis berbasis NIK untuk mengatasi hambatan biaya dan meningkatkan pemerataan kualitas medis.
  • Implementasi program telah berhasil menurunkan angka kasus penyakit menular seperti DBD serta menekan tingkat kematian bayi dan balita melalui penguatan fasilitas kesehatan primer.
  • Keberhasilan program didorong oleh kolaborasi lintas sektor dan pemberdayaan masyarakat melalui Posyandu guna mendukung pencapaian Universal Health Coverage di Sulawesi Tengah.
AI Icon Ringkasan di Generate oleh MEOWCONNECT, BADAKPOS.com Artificial Intelligence

Femy Verawati Runtulalo, S.Kep., Ners, sebagai Kepala UPT Puskesmas Mayoa, Kabupaten Poso, menambahkan:
“Pelibatan aktif masyarakat melalui Posyandu dan kader kesehatan telah membuahkan hasil nyata dalam menekan angka penyakit menular, khususnya Demam Berdarah Dengue. Program ini juga berperan penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui edukasi dan pemberdayaan.”

Baca Juga:  HIMASA Jabodetabek Bersama RSPD Asahan Menggelar Talk Show Bincang Pemuda

Sebagai penutup, program Berani Sehat merupakan contoh kebijakan publik yang responsif dan inklusif, sesuai dengan prinsip keadilan sosial dan pembangunan berkelanjutan. Keberhasilan program ini dapat menjadi model bagi daerah lain di Indonesia dalam mewujudkan pemerataan pelayanan kesehatan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat di tengah dinamika sosial yang ada.

Penulis : Kepala UPT Puskesmas Mayoa, Kabupaten Poso, Provinsi Sulawesi Tengah
Mahasiswa Universitas Indonesia Maju, Prodi Magister Kesehatan Masyarakat

advertisement Iklan Artikel 1
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT