Tampilkan Ringkasan Artikel

Ringkasan Berita

  • Bupati Pandeglang menegaskan bahwa Hari Santri Nasional milik seluruh bangsa Indonesia, bukan hanya kalangan santri atau umat Islam saja.
  • Peringatan Hari Santri menjadi momentum untuk memperkuat semangat gotong royong dan melanjutkan perjuangan ulama dengan kontribusi nyata bagi negara.
  • Semangat cinta tanah air sebagai bagian dari iman harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari untuk menjaga persatuan dan keutuhan NKRI.
AI Icon Ringkasan di Generate oleh MEOWCONNECT, BADAKPOS.com Artificial Intelligence

PANDEGLANG, Badakpos.com – Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani, menyampaikan amanat Menteri Agama Republik Indonesia pada upacara peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 tingkat Kabupaten Pandeglang yang digelar di Alun-alun Pandeglang, Kamis (22/10/2026).

Baca Juga:  Bupati Dewi Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila: Bukan Sekadar Seremonial!

Dalam amanat tersebut, ditegaskan bahwa Hari Santri bukan hanya milik kalangan santri dan pesantren, ataupun umat Islam semata. Lebih dari itu, Hari Santri merupakan milik seluruh bangsa Indonesia yang menghargai perjuangan, menjunjung tinggi persatuan, dan mencintai tanah air.

“Melalui kesempatan yang baik ini, Hari Santri adalah milik seluruh bangsa Indonesia yang menghargai perjuangan, menjunjung persatuan, dan mencintai tanah airnya,” demikian petikan amanat Menteri Agama yang disampaikan Bupati Dewi.

advertisement Iklan Artikel 1
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Amanat tersebut juga menekankan pentingnya semangat cinta tanah air sebagai bagian dari nilai keimanan, sebagaimana ungkapan hubbul wathan minal iman, yang bermakna cinta tanah air merupakan bagian dari iman.

Baca Juga:  Ramaikan Kampung Smartfren, SFCom Kabupaten Serang adakan workshop literasi digital

Bupati Dewi menyampaikan bahwa peringatan Hari Santri harus menjadi momentum untuk memperkuat semangat gotong royong dan melanjutkan perjuangan para ulama serta pahlawan bangsa melalui berbagai kontribusi nyata sesuai dengan tantangan zaman.

advertisement Iklan Artikel 2

“Peringatan Hari Santri diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat semangat gotong royong dan melanjutkan perjuangan para ulama serta pahlawan bangsa melalui berbagai kontribusi nyata sesuai dengan tantangan zaman,” ungkapnya saat menyampaikan amanat tersebut.