Tampilkan Ringkasan Artikel

Ringkasan Berita

  • Bupati Pandeglang mengimbau warga untuk rutin melakukan cek kesehatan di puskesmas guna menekan angka penyebaran penyakit TBC.
  • Pemerintah Kabupaten Pandeglang menegaskan bahwa pengobatan TBC tersedia secara gratis selama enam bulan bagi warga yang terkonfirmasi positif.
  • Puskesmas terus menggalakkan program skrining dan investigasi kontak erat untuk mencapai target penuntasan kasus TBC di daerah tersebut.
AI Icon Ringkasan di Generate oleh MEOWCONNECT, BADAKPOS.com Artificial Intelligence

BADAKPOS.COM, PANDEGLANG – Pada peringatan Tubercolusis (TBC) sedunia tingkat Kabupaten Pandeglang yang dipusatkan di Puskesmas Pulosari, Bupati Pandeglang Dewi Setiani mengimbau warga Pandeglang untuk rutin cek kesehatan ke puskesmas untu mencegah penyebaran Tuberkulosis (TBC).

“TBC itu bukan aib atau memalukan, jadi jangan malu untuk diobati karena kita punya target untuk menuntaskan kasus TBC,” hal tersebut diugkapkan Bupati Dewi Setiani saat menghadiri acara peringatan TBC se-dunia tingkat Kabupaten di Puskesmas Pulosari, Senin (24/3).

Baca Juga:  Panen Raya, Gubernur Banten Andra Soni Pastikan Harga Gabah Kering Panen Rp6.500/Kg

Menurutnya, saat ini masyarakat masih beranggapan untuk memilih tidak memeriksakan kesehatannya ke Puskesmas jika mengalami batuk yang tidak kunjung sembuh.

advertisement Iklan Artikel 1
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Jika selama 3-7 hari mengalami batuk, segera periksakan kesehatannya ke Puskesmas, pengobatannya gratis selama 6 bulan jika positif TBC,” ungkapnya.

Disampaikan Bupati Dewi dari 1,4 Juta Penduduk Kabupaten Pandeglang, kurang lebih terdapat 5.400 kasus TBC Ini menjadi sebuah target yang harus diselesesaikan.

advertisement Iklan Artikel 2

“Kita punya program Temukan Tuberkulosis, Obati Sampai Sembuh TBC di Indonesia atau TOSS TB,” ujarnya.

Lebih lanjut Bupati Dewi menyampaikan, kasus TBC itu bukan saja isu nasional melainkan isu dunia. Oleh sebab itu dikatakan Bupati Dewi, Presiden Indonesia dalam Asta Cita nya menekankan Cek Kesehatan Gratis (CGK).

Baca Juga:  Warga Gunungsugih & Anyer Bersatu!, Ratusan Massa Siap Gelar Aksi Besar-besaran di Pabrik PT Asahimas Chemical, Tuntut Transparansi Pengelolaan Limbah

“Penemuan kasus TBC harus dituntaskan, ayo bantu kami, sahabat, dan sodara kita jangan sungkan untuk memeriksakan kesehatan nya ke Puskesmas,” tandasnya.

Kepala Puskesmas Pulosari Neti Gunaeti mengatakan, pihak Puskesmas terus melakukan investigasi terhadap warga yang kontak dengan pasien TBC dan kontak serumah. Jika ditemukan, akan dilakukan pengobatan selama 6 bulan gratis dari Pemerintah.

“Kami lakukan kunjungan pasien setiap bulan ke rumah warga, nanti dilakukan skrining buat pelacakan kasus TBC, di wilayah Puskesmas kurang lebih ada 59 kasus, dan terduga kasus 1.200,” tandasnya. ***