Tampilkan Ringkasan Artikel

Ringkasan Berita

  • Pengurus Wilayah Mathla’ul Anwar Provinsi Bangka Belitung periode 2025-2030 telah resmi dilantik untuk berkontribusi bagi kemajuan daerah.
  • Organisasi ini berkomitmen untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan demi menjaga ukhuwah islamiyah dan wathaniyah.
  • Ketua PWMA Bangka Belitung menekankan filosofi Gasing Jantung sebagai simbol semangat kerja keras, persaudaraan, dan kebermanfaatan dalam kehidupan.
AI Icon Ringkasan di Generate oleh MEOWCONNECT, BADAKPOS.com Artificial Intelligence

Dalam sambutannya, Tanaim menyampaikan filosofi “Gasing Jantung” sebagai simbol perjalanan organisasi. Gasing jantung, yang bentuknya menyerupai jantung manusia atau jantung pisang, dimainkan secara berkelompok dan melambangkan jalinan tali persaudaraan.

Baca Juga:  SMSI Buka HPN 2026 dari Tanah Sejarah Banten, Ratusan Pemilik Media Ikuti Ekspedisi Banten Lama

“Orang tua zaman dahulu, melihat seseorang bekerja dengan cepat dan semangat, akan berkata ‘Liget dia kerja nak gasing’,” ujarnya.Ia menjelaskan, putaran (uri) gasing melambangkan dinamika kehidupan manusia. Selama berputar kencang, gasing tetap tegak. Saat putaran melemah (niduk), ia akan terhuyung dan akhirnya berhenti (mati), sebagaimana manusia yang telah mengakhiri masa hidupnya.

“Filosofi ini mengingatkan kita tentang semangat persaudaraan, kerja keras, dan perjalanan hidup yang harus diisi dengan kegiatan bermanfaat,” tutup Tanaim.Dengan pelantikan ini, PW Mathla’ul Anwar Bangka Belitung berkomitmen untuk menjadi mitra pembangunan dan penjaga nilai-nilai keislaman serta kebangsaan di daerah. (BP1)

Baca Juga:  Wagub Banten Hadiri Pelantikan DPW PKDP, Tekankan Peran dalam Pembangunan dan Pelestarian Budaya
advertisement Iklan Artikel 1
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT