Ringkasan Berita
- Mahasiswa KKM 47 Uniba mengadakan penyuluhan pertanian di Desa Panyirapan untuk membekali petani cara mencegah gagal panen.
- Dinas Pertanian Kabupaten Serang memberikan edukasi mengenai pengenalan hama padi serta penerapan metode Pertanian Modern (PM-AAS) untuk meningkatkan produktivitas.
- Para petani Desa Panyirapan menyambut antusias program ini sebagai langkah untuk menambah wawasan baru di luar metode pertanian tradisional.
“Kami sangat terbantu dengan adanya penyuluhan seperti ini. Selama ini kami hanya bertani berdasarkan pengalaman turun-temurun, sekarang ada ilmu baru yang bisa kami coba,” ujar salah satu peserta dengan antusias.
Ketua KKM 47 Uniba, Alfin Hazrullah, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat, khususnya dalam pemberdayaan petani.
“Kami berharap para petani dapat memperoleh tambahan wawasan untuk menghadapi berbagai tantangan dan hambatan dalam pertanian. Pengetahuan ini diharapkan dapat diimplementasikan sehingga produktivitas tanaman padi meningkat dan risiko gagal panen diminimalkan,” ujar Alfin saat membuka acara.
Sebelumnya, Ketua Pelaksana Febriant Raka Putra menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan ini.
Acara ditutup dengan penyerahan sertifikat kepada narasumber dan sesi foto bersama antara mahasiswa KKM 47 Uniba, narasumber, dan masyarakat petani Desa Panyirapan.
advertisement
Melalui penyuluhan ini, diharapkan para petani tidak hanya mendapat teori, tetapi juga mampu mempraktikkan pengetahuan baru untuk meningkatkan hasil panen dan kesejahteraan mereka. (BP1)


Tinggalkan Balasan