Ringkasan Berita
- Temu Media Provinsi Banten menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan media siber untuk menyampaikan informasi pembangunan yang akurat serta berdampak bagi kesejahteraan masyarakat.
- Pemerintah Provinsi Banten berkomitmen menjalankan pembangunan melalui delapan program unggulan yang berfokus pada hasil nyata seperti perluasan lapangan kerja dan peningkatan akses layanan publik.
- SMSI menegaskan bahwa media siber harus memperkuat profesionalisme dan tata kelola perusahaan agar tetap relevan dalam menghadapi tantangan era digital serta kecerdasan buatan.
Lesman mengingatkan kecepatan informasi di era digital harus diimbangi dengan ketelitian dalam memverifikasi fakta.Di tengah maraknya hoaks, disinformasi, judul sensasional, dan potongan informasi yang tidak utuh, media profesional harus tetap berpegang pada kode etik jurnalistik.
“Kecepatan penting, tetapi akurasi jauh lebih penting. Viral boleh, tetapi jangan sampai kehilangan verifikasi. Cepat boleh, tetapi jangan mengorbankan kode etik jurnalistik,” katanya.
Lebih jauh, Lesman mengajak insan pers untuk mengubah pendekatan pemberitaan pembangunan. Media tidak cukup hanya mencatat peresmian proyek, peluncuran program, atau kegiatan seremonial pemerintah. Media perlu menggali lebih dalam apakah program tersebut benar-benar menyelesaikan persoalan masyarakat.
“Pembangunan jalan, misalnya, perlu dilihat dari manfaatnya terhadap kelancaran mobilitas dan penurunan biaya distribusi. Program pendidikan harus dinilai dari peningkatan akses dan kualitas pembelajaran, sedangkan pelayanan kesehatan perlu dilihat dari kemudahan masyarakat memperoleh layanan,” katanya.
Dengan pendekatan tersebut, media tidak sekadar menjadi penyampai informasi, tetapi juga menjadi instrumen kontrol sosial yang membantu publik menilai keberhasilan pembangunan berdasarkan fakta. (bp1).
advertisement


Tinggalkan Balasan