Tampilkan Ringkasan Artikel

Ringkasan Berita

  • Pemerintah berencana menangkarkan Badak Jawa di kawasan JRSCA untuk memperbaiki struktur DNA dan meningkatkan populasi satwa tersebut.
  • Penangkaran Badak Jawa diproyeksikan menjadi daya tarik wisata baru yang mampu mendongkrak perekonomian masyarakat lokal di Kabupaten Pandeglang.
  • Pemerintah Kabupaten Pandeglang akan mempersiapkan fasilitas pendukung seperti homestay yang representatif di sekitar kawasan Taman Nasional Ujung Kulon untuk menyambut wisatawan.
AI Icon Ringkasan di Generate oleh MEOWCONNECT, BADAKPOS.com Artificial Intelligence

BADAKPOS.COM, PANDEGLANG – Wacana penangkaran Badak Jawa masuk dalam kawasan Javan Rhino Study and Conservation Area (JRSCA) akan segera terwujud. Pasalnya, penangkaran Badak Jawa itu diperkirakan dapat mendongkrak perekonomian masyarakat Kabupaten Pandeglang dari sektor pariwisata.

Baca Juga:  Illiza Raih Penghargaan Wali Kota Penggerak Inovasi Daerah dari SMSI Aceh

“Saya tadi sudah melaporkan kepada Ibu Bupati bahwa kita sedang melakukan pemindahan badak jawa dari semenanjung ujung kulon ke JRSCA. Nanti badak tersebut akan ditangkarkan untuk memperbaiki struktur DNA badak yang ada di kita, sekaligus dapat menarik wisatawan dapat berkunjung ke Pandeglang,” hal tersebut disampaikan oleh Kepala Balai Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) Ardi Andono saat bertemu Bupati Padeglang Dewi Setiani di Pendopo Pandeglang, Jum’at (14/3).

advertisement Iklan Artikel 1
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Disampaikan Ardi, dalam proses penangkaran ini tidaklah mudah. Oleh sebab itu pihaknya akan bekerjasama dengan Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI).

Baca Juga:  Wagub Dimyati Dukung Penuh Percasi Banten Jaring Bibit Unggul Atlet Catur

advertisement Iklan Artikel 2

“Saat ini sedang dalam proses simulasi pemindahan. Penangkapan badaknya nanti menggunakan V-trap dibantu Mabes TNI. Setelah simulasi berlangsung baik, baru kita lakukan penangkapannya secara betul-betul. Kurang lebih nanti pada bulan April pelaksanaannya,” ungkapnya.

Menurut Ardi, dengan berpindahnya badak jawa ke JRSCA, akan menjadi daya tarik bagi khalayak ramai, sehingga akan meningkatkan kegiatan ekonomi di wilayah TNUK dan sekitarnya.

“Kiranya Ibu Bupati dapat membina para pengelola home stay sehingga jika ada kunjungan tamu bisa ada penginapan yang dapat digunakan,” terangnya.