Tampilkan Ringkasan Artikel

Ringkasan Berita

  • Presiden Prabowo mengapresiasi langkah BULOG yang menyerap gabah petani dengan harga Rp6.500 per kilogram saat panen raya.
  • Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyebut kebijakan penyerapan gabah basah dan kering dengan harga layak sebagai pencapaian bersejarah bagi petani lokal.
  • BULOG berhasil mencatatkan rekor penyerapan lebih dari 800 ribu ton setara beras dalam satu dekade terakhir untuk menjaga ketahanan pangan nasional.
AI Icon Ringkasan di Generate oleh MEOWCONNECT, BADAKPOS.com Artificial Intelligence

Selain menyerap gabah sesuai harga HPP, BULOG juga terus melakukan edukasi kepada para petani dan pemangku kepentingan mengenai pentingnya melakukan panen pada waktu yang tepat. Tujuannya agar kualitas gabah yang dihasilkan tetap tinggi dan layak untuk dibeli dengan harga terbaik.

Baca Juga:  Petugas Damkar Tangsel Dikerjai: Terima Laporan Ular Palsu, Ternyata Diminta Tagih Utang Pinjol

BULOG mencatat bahwa hingga saat ini telah berhasil menyerap lebih dari 800 ribu ton setara beras, menjadikannya sebagai angka tertinggi dalam satu dekade terakhir. Pencapaian ini menunjukkan keberhasilan strategi pemerintah dalam menjaga cadangan pangan nasional serta meningkatkan nilai tukar petani (NTP) secara berkelanjutan.

Dengan kerja sama yang baik antara pemerintah, BULOG, dan petani, diharapkan ketahanan pangan nasional dapat terus terjaga, dan kesejahteraan petani semakin meningkat di masa mendatang. ***

advertisement Iklan Artikel 1
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT