Tampilkan Ringkasan Artikel

Ringkasan Berita

  • Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani membuka SABP Cup 2026 sebagai ajang penting dalam membina atlet usia dini di daerah tersebut.
  • Bupati menegaskan bahwa bakat atlet harus dicari secara aktif dan didukung dengan program latihan komprehensif serta pelatih yang berkualitas.
  • Kejuaraan SABP Cup 2026 menargetkan setiap sekolah di Pandeglang dapat mencetak minimal satu atlet berprestasi untuk bersaing di tingkat nasional hingga internasional.
AI Icon Ringkasan di Generate oleh MEOWCONNECT, BADAKPOS.com Artificial Intelligence

Menurutnya, kompetisi yang rutin dan terstruktur seperti SABP Cup 2026 ini menjadi instrumen yang sangat krusial dalam proses pembinaan atlet masa depan. Namun, ia kembali mengingatkan bahwa kompetisi saja tidak akan cukup tanpa didukung oleh program latihan yang konsisten serta pendampingan dari pelatih yang benar-benar berkualitas tinggi.

“Jangan hanya sekadar ada perlombaan saja. Latihannya juga mutlak harus komprehensif. Untuk bisa membentuk atlet yang hebat, tentu dibutuhkan pelatih yang juga hebat, sehingga para atlet memiliki teknik, ketahanan mental, tingkat disiplin, dan semangat juang pantang menyerah yang kuat,” ungkapnya.

Baca Juga:  Bupati Dewi Setiani : Keluarga Adalah Pondasi Utama Dalam Membangun Bangsa

Bupati Dewi Setiani menambahkan, latihan fisik dan mental yang dilakukan secara berkala dipastikan akan membentuk karakter mental juara. Hal ini karena para atlet memperoleh pengalaman bertanding yang semakin matang dan teruji dari waktu ke waktu.

advertisement Iklan Artikel 1
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Antusiasme Peserta SABP Cup 2026 Meningkat Tajam

Sementara itu, di tempat yang sama, Kepala Sekolah Atletik Badak Pandeglang (SABP), Dede Somardi, mengatakan bahwa ajang kejuaraan ini rutin diselenggarakan dua kali dalam setahun, yakni pada periode semester pertama dan berlanjut di semester kedua. Pelaksanaan event ini merupakan penyelenggaraan tahun ketiga sejak ajang olahraga tersebut pertama kali digagas.

Baca Juga:  Safari Ramadhan, Bupati dan Wakil Bupati Pandeglang Ajak Warga Bersatu untuk Membangun Pandeglang

“Dalam satu tahun, kami konsisten mengadakan dua kali event. Tahun lalu, meskipun kuota peserta terpaksa dibatasi karena berbagai hal, jumlahnya sukses mencapai 481 orang. Untuk gelaran kali ini, animonya meningkat signifikan,” jelas Dede dengan bangga.

advertisement Iklan Artikel 2

Lebih lanjut ia menjelaskan, nomor yang diperlombakan dalam kejuaraan ini sangat beragam. Lomba ini meliputi lari jarak pendek 100 meter, 200 meter, dan 400 meter. Kemudian ada lari jarak menengah 800 meter dan 1.500 meter, hingga lari jarak jauh 3.000 meter dan 5.000 meter. Selain itu, ada juga nomor lapangan seperti lompat jauh, tolak peluru, lempar lembing, jalan cepat 3.000 meter dan 5.000 meter, serta nomor beregu estafet campuran 4×100 meter.