Tampilkan Ringkasan Artikel

Ringkasan Berita

  • DPMPD Kabupaten Pandeglang melibatkan RT/RW untuk mengoptimalkan program Gerakan Sarerea Lulus Sekolah (GSLS) guna menekan angka putus sekolah.
  • RT/RW berperan aktif dalam melakukan validasi data lapangan guna mengidentifikasi anak putus sekolah agar dapat kembali menempuh pendidikan.
  • Program GSLS ini sejalan dengan target pembangunan berkelanjutan dan kebijakan wajib belajar 13 tahun untuk menjamin pendidikan dasar dan menengah bagi seluruh anak di Pandeglang.
AI Icon Ringkasan di Generate oleh MEOWCONNECT, BADAKPOS.com Artificial Intelligence

Masih menurut Ahmad Taufik “Gerakan Sarerea Lulusan Sekolah (GSLS) kabupaten Pandeglang memiliki banyak dimensi dari melibatkan pengumpulan data yang akurat, penjangkauan dan bantuan yang efektif revitalisasi gerakan kembali ke sekolah hingga model pembelajaran yang sesuai untuk anak-anak. Oleh karena itu inisiatif Gerakan Sarerea Lulus Sekolah (GSLS) ini diawali dengan mengidentifikasi dan memvalidasi daftar target sasaran, untuk itu Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) hadir dalam memfasilitasi Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) yang ada di desa dalam hal ini,RT/RW.untuk terlibat aktif dalam proses validasi lapangan,” ujarnya.

Baca Juga:  25 Ribu Hektar Sawah Tadah Hujan Terancam Kekeringan

Dirinya juga menambahkan “berdasarkan kebijakan peta pendidikan Indonesia tahun 2025-2045 yang digagas oleh Bappenas menyebutkan percepatan dan Wajib Belajar 13 Tahun, mulai dari 1 Tahun Pendidikan prasekolah dan 12 Tahun Pendidikan dasar dan Menengah. Dengan menekankan pada masalah pencegahan dan penganan Anak Tidak Sekolah (ATS),”

Sejalan dengan arah kebijakan tersebut Pemerintah Kabupaten Pandeglang hadir melalui DPMPD yang berencana akan pemberdayaan RT/RW dalam mencari Anak Putus Sekolah agar Kembali ke sekolah dengan melalui Program Gerakan Sarerea Lulus Sekolah (GSLS)

advertisement Iklan Artikel 1
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia berharap “dengan kegiatan Gerakan Sarerea Lulus Sekolah (GSLS) ini peran aktif RT/RW dan semua kalangan masyarakat sangat di butuhkan sehingga program GSLS ini dapat berjalan sesuai harapan pemerintah agar anak-anak Usia SD dan SMP tidak ada yang putus sekolah,” tandasnya. (BP2)