Tampilkan Ringkasan Artikel

Ringkasan Berita

  • Bupati Pandeglang Dewi Setiani menegaskan bahwa keluarga merupakan fondasi utama dan investasi jangka panjang dalam membangun bangsa yang berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.
  • Pembangunan keluarga yang harmonis memerlukan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pihak terkait untuk menghadapi tantangan global seperti kesenjangan sosial dan teknologi.
  • Pemerintah meluncurkan lima program strategis 'Quick Win' yang mencakup penanganan stunting hingga pemberdayaan lansia untuk mendukung penguatan ketahanan keluarga di Indonesia.
AI Icon Ringkasan di Generate oleh MEOWCONNECT, BADAKPOS.com Artificial Intelligence

BADAKPOS.COM, PANDEGLANG – Keluarga adalah pondasi utama dalam membangun sebuah bangsa. Keluarga yang kuat dan harmonis akan melahirkan generasi berkualitas yang berakhlak mulia dan mampu bersaing di era global.

Pesan ini menjadi inti dari amanat yang disampaikan Bupati Pandeglang, Dewi Setiani, saat memimpin upacara peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32 tingkat Kabupaten Pandeglang. Acara tersebut digelar di lapangan Sekretariat Daerah (Setda) Pandeglang pada Senin (30/6/2025).

Baca Juga:  TPP ASN Kabupaten Pandeglang November–Desember 2024 Segera Cair, Bupati Dewi Pastikan Bulan Ini

“Kami yakin, pembangunan keluarga menjadi sangat penting dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045,” ungkap Bupati Dewi.

advertisement Iklan Artikel 1
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Investasi Jangka Panjang Hadapi Tantangan Global

Menurut Bupati Dewi, dalam menyongsong Indonesia Emas 2045, pemerintah dan masyarakat dihadapkan pada berbagai tantangan seperti kesenjangan sosial dan revolusi teknologi. Untuk itu, ia menekankan pentingnya investasi pada keluarga.

“Beberapa hal yang perlu kita lakukan adalah meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan membekali keluarga dengan keterampilan yang berkualitas. Ini akan membantu keluarga meningkatkan kemampuan sehingga dapat bersaing di era global,” ujarnya.

advertisement Iklan Artikel 2

Ia menambahkan, pembangunan keluarga adalah investasi jangka panjang yang membutuhkan kolaborasi multi-pihak. “Pemerintah tidak bisa berdiri sendiri. Kita perlu meningkatkan komitmen dan kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dan stakeholder terkait lainnya untuk mewujudkan keluarga yang kuat dan harmonis,” pungkasnya.

Baca Juga:  Bupati Dewi Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas dalam Pengelolaan Dana BOP PAUD

Lima Program Strategis ‘Quick Win’

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP2KBP3A), Nuriah, menjelaskan bahwa pemerintah pusat memiliki program strategis untuk mendukung pembangunan keluarga yang disebut “Quick Win”.

Program ini, lanjutnya, merupakan bagian dari upaya mewujudkan Asta Cita Presiden Republik Indonesia. Lima program tersebut adalah:

  • Orang Tua Asuh Cegah Stunting
  • Taman Asuh Sayang Anak
  • Gerakan Ayah Teladan Indonesia
  • Lansia Berdaya
  • Super Apps Keluarga

Di akhir acara, Bupati Dewi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan momentum Harganas sebagai ajang memperkuat kolaborasi dan inovasi demi menjangkau keluarga-keluarga yang paling membutuhkan. ***