Tampilkan Ringkasan Artikel

Ringkasan Berita

  • Bupati Pandeglang Irna Narulita menegaskan perempuan berperan sebagai pilar utama dalam mencetak generasi unggul untuk mencapai Indonesia Emas 2045.
  • Dharma Wanita Persatuan (DWP) diharapkan menjadi pelopor dalam memperkuat pemberdayaan perempuan serta kesejahteraan keluarga di tengah masyarakat.
  • Pemerintah menekankan pentingnya peran aktif perempuan dalam upaya pencegahan stunting melalui pemenuhan gizi seimbang sejak masa kehamilan dan balita.
AI Icon Ringkasan di Generate oleh MEOWCONNECT, BADAKPOS.com Artificial Intelligence

Pandeglang, Badakpos – Bupati Pandeglang Irna Narulita mengapresiasi kegiatan seminar yang dilaksanakan oleh DP2KBP3A pada peringatan HUT Dharmawanita Persatuan (DWP) ke-25. Menurutnya, perempuan memiliki peran penting dalam membangun indonesia emas 2045.

“Peran perempuan sebagai penggerak keluarga dan masyarakat adalah pilar penting dalam membangun generasi yang unggul dan berdaya saing diantaranya terbebas dari stunting,” hal tersebut disampaikan oleh Bupati Pandeglang Irna Narulita pada HUT DWP ke-25 di Pendopo Pandeglang, Selasa (10/24).

Baca Juga:  Amanah Bupati: PKK dan Posyandu, Garda Terdepan Peningkatan Kesejahteraan Keluarga

Bupati Irna juga menyampaikan, DWP menjadi pelopor dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan pemberdayaan perempuan dan kesejahteraan keluarga.

advertisement Iklan Artikel 1
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Mari jaga anak kita, cukupi asupan gizi seimbang agar menjadi anak yang berkualitas,” pungkasnya.

Sementara Hj.Nuriah Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DP2KBP3A Pandeglang, mengatakan untuk wujudkan generasi emas peranan perempuan harus ditingkatkan salah satunya peningkatan kapasitas perempuan. Oleh sebab itu, DWP berperan penting dalam upaya mencegah dan menanggulangi stunting, di antaranya.

advertisement Iklan Artikel 2

“DWP dapat menyuarakan, menyosialisasikan, dan mempraktikkan upaya pencegahan stunting  dan mendukung DP2KBP3A dalam upaya menurunkan prevalensi stunting,” katanya.

Baca Juga:  Bupati Dewi Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas dalam Pengelolaan Dana BOP PAUD

Diharapkan PLT Kadis DP2KBP3A dengan mengikuti seminar bersama ini agar dapat berdiskusi dan saling tukar ilmu pengetahuan tentang upaya menurunkan stunting.

“Kita hadirkan narasumber yang kompeten yaitu dr. Lula Kamal, M.Sc, apa yang disampaikan narasumber kami harap bisa menjadi referensi dalam peningkatan pemahaman,” pungkasnya.

Lebih lanjut Hj. Nuriah menyampaikan, ada beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah stunting.

“Memenuhi kebutuhan gizi sejak hamill, memberikan ASI eksklusif sampai bayi berusia 6 bulan  dan memberikan MPASI sehat setelah ASI eksklusif,” lanjutnya.