Terkait insiden telepon, Diana mengungkapkan bahwa dirinya tidak mengetahui identitas penelepon, karena nomor yang muncul di layar hanya menampilkan huruf “N”. Ia menambahkan bahwa dirinya sering mendapat panggilan dari nomor tak dikenal yang mengaku sebagai petugas pajak, sehingga wajar jika ia bersikap waspada.
Diana juga menilai seharusnya Armuji menyampaikan aduan tersebut secara formal melalui surat resmi atau undangan mediasi dari Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, bukan melalui unggahan video.
Selain itu, Diana menegaskan bahwa CV Sentoso Seal merupakan perusahaan keluarga, dan gudang yang disorot dalam sidak tersebut berstatus pinjam pakai.
Walau telah membuat laporan ke polisi, Diana menyampaikan permohonan maaf atas ucapannya yang sempat menyebut Armuji sebagai penipu, karena dirinya benar-benar tidak mengetahui identitas penelepon saat itu.
Menanggapi laporan tersebut, Armuji menegaskan kesiapannya menghadapi proses hukum dan akan memenuhi panggilan dari Polda Jatim jika diperlukan. Ia menekankan bahwa aksinya dilakukan untuk membela hak masyarakat kecil, dan menyatakan siap menghadapi konsekuensi hukum. ***
advertisement


Tinggalkan Balasan