Tampilkan Ringkasan Artikel

Ringkasan Berita

  • Wali Kota Serang meresmikan tiga ruang kelas baru dan jalan hotmix di SDN Banten Indah Permai untuk menekan angka putus sekolah.
  • Pembangunan infrastruktur sekolah ini dilengkapi dengan fasilitas meja dan kursi baru serta perbaikan akses jalan sepanjang 135 meter agar mobilitas siswa lebih nyaman.
  • Pengembangan area sekolah didukung oleh hibah lahan seluas 3.000 meter persegi melalui program CSR dari PT Arya Agung.
AI Icon Ringkasan di Generate oleh MEOWCONNECT, BADAKPOS.com Artificial Intelligence

BADAKPOS.COM, SERANG – Wali Kota Serang Budi Rustandi meresmikan tiga Ruang Kelas Baru (RKB) dan jalan hotmix sepanjang 135 meter di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Banten Indah Permai, Jumat, 12 Desember 2025. Pembangunan infrastruktur ini merupakan upaya Pemerintah Kota Serang menekan angka putus sekolah yang dinilai masih cukup tinggi.

“Ini salah satu upaya kita agar tidak ada warga yang putus sekolah. Angka putus sekolah cukup tinggi, dan ini akan terus kita maksimalkan agar semakin menurun,” ujar Budi Rustandi dalam sambutannya.

Ketiga ruang kelas baru tersebut sudah dilengkapi dengan meja dan kursi baru. Budi berharap fasilitas ini dapat mendukung proses belajar-mengajar yang lebih optimal. “Semoga RKB ini bisa dimanfaatkan oleh siswa-siswi dan guru. Kita lihat ruang kelasnya dengan mebeler baru, ternyata muridnya di sini luar biasa,” katanya.

Baca Juga:  Pimpin Kembali SMSI Banten, Lesman Bangun Targetkan Ekspedisi Sejarah dan Budaya Jelang HPN 2026

Selain ruang kelas, perbaikan infrastruktur juga menyasar aksesibilitas sekolah. Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Serang telah merampungkan pembangunan jalan lingkungan sekolah dengan aspal hotmix sepanjang 135 meter.

advertisement Iklan Artikel 1
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Panjangnya 135 meter. Kalau jalan, Perkim yang bangun,” kata Budi. Ia menambahkan, perbaikan jalan ini diharapkan membuat mobilitas siswa, guru, dan warga sekitar lebih aman dan nyaman, terutama saat musim hujan.

Proyek pengembangan sekolah ini mendapat dukungan dari sektor swasta. PT Arya Agung, melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), menghibahkan lahan seluas 3.000 meter persegi untuk perluasan area sekolah. “Ini lahan dari CSR PT Arya Agung,” tutur Budi.