Tampilkan Ringkasan Artikel
Ringkasan Berita
- RSKD Dadi Makassar resmi memasukkan sopir ambulans ke dalam daftar hitam setelah membuat konten lelucon saat mengantar jenazah.
- Pihak rumah sakit berencana mengevaluasi kerja sama vendor dan menambahkan klausul larangan pembuatan konten selama proses pengantaran jenazah.
- Manajemen RSKD Dadi mengklarifikasi bahwa pasien ODGJ yang ikut dalam prosesi tersebut dalam kondisi stabil dan bertindak atas dasar empati kepada rekannya.
Ia memastikan bahwa pasien yang ikut mengantar jenazah sudah dalam kondisi pulih, stabil, dan berada di bawah pengawasan penuh seorang perawat. Menurutnya, tindakan pasien tersebut murni lahir dari rasa kemanusiaan dan menjadi momen pembelajaran, bukan bentuk eksploitasi oleh pihak rumah sakit.
“Kalau kita lihat, ODGJ itu terkadang lebih berempati pada temannya. Jadi, jangan dilihat bahwa dia mengalami sakit. Ini sudah pulih dan bagus. Kejadian ini sangat jarang terjadi dan tidak bisa digeneralisasi,” tutupnya, seraya meminta publik untuk tidak langsung memberikan stigma negatif. ***
Halaman


Tinggalkan Balasan