Tampilkan Ringkasan Artikel

Ringkasan Berita

  • Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani menandatangani BAST percepatan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) bersama Kemendikdasmen.
  • Kabupaten Pandeglang menjadi salah satu dari 30 daerah di Indonesia yang terpilih untuk melaksanakan program prioritas nasional pembangunan SNT.
  • Pembangunan fisik SNT di Kecamatan Banjar ditargetkan mulai pada tahun 2026 dan siap beroperasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan pada tahun 2027.
AI Icon Ringkasan di Generate oleh MEOWCONNECT, BADAKPOS.com Artificial Intelligence


​”Kami optimistis kehadiran SNT akan menjadi lompatan besar bagi dunia pendidikan di Pandeglang, sekaligus membuka kesempatan lebih luas bagi anak-anak daerah untuk memperoleh pendidikan berkualitas dan berdaya saing global,” tambahnya.
​Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Pandeglang, Sutoto, mengatakan lokasi pembangunan SNT berada di Kampung Cibogo, Desa Pasir Awi, Kecamatan Banjar, dengan luas lahan mencapai 26,25 hektare.

Baca Juga:  Ramaikan Kampung Smartfren, SFCom Kabupaten Serang adakan workshop literasi digital


​”Setelah proses serah terima lahan dari Badan Bank Tanah kepada Kemendikdasmen selesai, maka akan dilanjutkan dengan penyusunan Detail Engineering Design (DED), kemudian proses AMDAL dan tahapan lainnya. Kami optimistis seluruh proses tersebut dapat berjalan dengan cepat,” jelas Sutoto.


​Acara penandatanganan BAST ini dibuka langsung oleh Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti. Dalam sambutannya, ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pemerintah daerah dan pihak terkait yang telah memberikan dukungan terhadap percepatan pembangunan SNT.

advertisement Iklan Artikel 1
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


​”SNT merupakan program prioritas nasional yang diamanatkan langsung oleh Bapak Presiden melalui Instruksi Presiden. Karena itu, kita harus melakukan langkah nyata dan cepat agar program ini dapat segera terealisasi,” ujar Suharti.
​Ia menambahkan, pembangunan SNT bertujuan menghadirkan layanan pendidikan yang lebih bermutu sekaligus mencetak generasi muda yang memiliki talenta unggul.
​”Kita ingin memberikan pendidikan terbaik bagi peserta didik. Ini adalah pekerjaan bersama dan bukan pekerjaan yang mudah. Melalui SNT, kita ingin menjaring murid-murid terbaik untuk kemudian dibina secara optimal agar menjadi generasi yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun global,” paparnya.
​Senada dengan hal tersebut, Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, Pendidikan Nonformal dan Informal (Ditjen PAUD Dikdasmen/PNFI), Gogot Suharwoto, mengatakan SNT dirancang untuk menjamin kualitas capaian belajar peserta didik sekaligus menjawab kebutuhan kompetensi di tingkat nasional maupun internasional.

Baca Juga:  Bupati Dewi Setiani Lantik Asep Rahmat sebagai Pj. Sekretaris Daerah Pandeglang


​”Sekolah Nasional Terintegrasi akan menjadi pusat rujukan bagi sekolah-sekolah di sekitarnya, baik dalam sistem pembelajaran, pengelolaan guru dan tenaga kependidikan, maupun pengembangan sarana dan prasarana pendidikan. Dengan demikian, kehadiran SNT diharapkan mampu mendorong peningkatan mutu pendidikan secara menyeluruh,” pungkasnya.

advertisement Iklan Artikel 2