Ringkasan Berita
- Petani milenial di Pandeglang sukses meningkatkan produksi cabai hingga 30 persen melalui penerapan teknologi smart farming berbasis IoT.
- Penggunaan sistem irigasi pintar dan pipanisasi memungkinkan efisiensi waktu penyiraman yang signifikan serta penggunaan air dan pupuk yang lebih tepat sasaran.
- Pemerintah daerah dan Bank Indonesia memberikan apresiasi serta dukungan penuh terhadap inovasi pertanian ini untuk mendorong regenerasi petani milenial.
“Pupuk yang diberikan sesuai kebutuhan tanaman sehingga presisi, dan peningkatan produksi yakni 10-30% dari hasil konvensional,” pungkasnya.
Bupati Pandeglang Dewi Setiani mengapresisi petani milenial yang dapat meningkatkan produksi cabai. Menurutnya, sangat jarang anak muda yang mau menggeluti bidang pertanian.
“Teguh ini adalah ambasador agricultur, semoga akan terus berkembang petani milenial di Pandeglang sehingga menekan angka inflasi,” ungkapnya.
Bupati Dewi juga mengucapkan tetimakasih kepada Bank Indonesia (BI) atas dukungan smart farming yang dikelola oleh petani milenial di Pandeglang.
“Terimakasih untuk BI, semoga anak muda di Pandeglang terus produktif dalam bidang pertanian menjadi petani milenial yang sukses,” pungkasnya.
advertisement
Hadir dalam acara ini Sekda Pandeglang Ali Fahmi Sumanta, Asda Ekbang Nuriah, dan Kepala Dinas Pertanian Nasir. ***


Tinggalkan Balasan