Tampilkan Ringkasan Artikel

Ringkasan Berita

  • Seorang pendaki asal Brasil berinisial JDSP ditemukan meninggal dunia setelah jatuh ke jurang sedalam 600 meter di Gunung Rinjani.
  • Tim SAR gabungan yang melibatkan Basarnas Special Group berhasil menemukan korban setelah melakukan pencarian selama empat hari dengan bantuan drone thermal.
  • Proses evakuasi jenazah sempat terkendala cuaca buruk dan jalur pendakian menuju puncak dari arah Sembalun ditutup sementara selama proses penyelamatan berlangsung.
AI Icon Ringkasan di Generate oleh MEOWCONNECT, BADAKPOS.com Artificial Intelligence

Rencananya, jenazah akan diangkat ke titik aman terakhir (LKP), kemudian ditandu menuju Posko Sembalun sebelum diterbangkan dengan helikopter ke RS Bhayangkara Polda NTB.

Baca Juga:  Dewan Pertimbangan SMSI Pusat Taufiequrachman Ruki Terima Bintang Kehormatan dari Presiden Prabowo pada Hari Bhayangkara ke-80

Jalur Pendakian Ditutup Sementara

Sebagai imbas dari proses evakuasi yang berisiko tinggi, Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) telah menutup sementara jalur pendakian dari Pelawangan Sembalun menuju puncak.

“Aktivitas pendakian menuju Puncak Gunung Rinjani dari jalur Sembalun ditutup sementara mulai 24 Juni 2025 sampai dengan proses evakuasi selesai,” ujar Kepala Balai TNGR, Yarman Wasur. ***

advertisement Iklan Artikel 1
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT