Tampilkan Ringkasan Artikel

Ringkasan Berita

  • Kementerian Agama mempersiapkan seleksi CAT TKHI 2026 dengan acuan regulasi terbaru, yakni Perpres Nomor 92 Tahun 2025.
  • Materi seleksi bagi apoteker mencakup regulasi haji, kompetensi teknis kefarmasian, manajemen rantai dingin obat, serta aritmetika dasar dan logika.
  • Peserta diuji mengenai kemampuan pelayanan, termasuk penggunaan bahasa Arab dan Inggris untuk berinteraksi dengan jemaah serta tenaga medis di Arab Saudi.
AI Icon Ringkasan di Generate oleh MEOWCONNECT, BADAKPOS.com Artificial Intelligence

14. Terjadinya kondisi “Heat Stroke” pada jemaah saat wukuf di Arafah adalah risiko yang sangat tinggi. Tindakan pencegahan yang paling tepat dilakukan oleh tim kesehatan, khususnya apoteker, adalah…

Baca Juga:  Ketum PB Mathla'ul Anwar Jazuli Juwaini Kecam Keras Gimmick Promosi Miras dengan Surat Ad-Dhuha, Aparat Harus Tindak Tegas Pihak Terkait

A. Menyediakan obat penurun panas dalam jumlah banyak
B. Mengedukasi jemaah untuk banyak minum air putih dan menghindari paparan matahari langsung
C. Menyediakan selimut tebal untuk mencegah masuk angin
D. Melarang jemaah keluar tenda sepanjang hari

Jawaban: B. Edukasi hidrasi dan hindari paparan matahari
Pembahasan: Pencegahan primer adalah kunci. Peran apoteker adalah konseling tentang pentingnya elektrolit dan hidrasi.

advertisement Iklan Artikel 1
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

15. Jika terjadi kejadian luar biasa (KLB) keracunan makanan di pemondokan, langkah pertama apoteker dalam manajemen logistik adalah…

Baca Juga:  Hara Nirankara Didatangi Dua Orang Tak Dikenal Usai Tulis Esai Konspiratif tentang Presiden

A. Menunggu instruksi dari Daker
B. Menyiapkan stok obat anti-diare dan oralit serta mengecek ketersediaan cairan infus
C. Mengunci gudang obat agar tidak diambil
D. Membagikan antibiotik kepada semua jemaah

advertisement Iklan Artikel 2

Jawaban: B. Menyiapkan stok anti-diare, oralit, dan infus
Pembahasan: Kesiapsiagaan logistik adalah tanggung jawab apoteker. Antibiotik tidak boleh diberikan massal tanpa indikasi (menyebabkan resistensi).