Ringkasan Berita
- Kementerian Agama mempersiapkan seleksi CAT TKHI 2026 dengan acuan regulasi terbaru, yakni Perpres Nomor 92 Tahun 2025.
- Materi seleksi bagi apoteker mencakup regulasi haji, kompetensi teknis kefarmasian, manajemen rantai dingin obat, serta aritmetika dasar dan logika.
- Peserta diuji mengenai kemampuan pelayanan, termasuk penggunaan bahasa Arab dan Inggris untuk berinteraksi dengan jemaah serta tenaga medis di Arab Saudi.
Jawaban yang tepat adalah 35 orang. Perhitungannya: 15 persen dari 390 adalah 58 jemaah lansia, kemudian 60 persen dari 58 adalah sekitar 35 orang lansia perempuan.
Soal penalaran logis juga hadir dalam bentuk silogisme. Peserta diminta menarik kesimpulan dari premis-premis yang diberikan, seperti hubungan antara profesi apoteker, petugas kesehatan, dan tim gerak cepat.
Prosedur Pelayanan dan Kemampuan Bahasa
Pelayanan jemaah dari embarkasi hingga layanan di Arab Saudi menuntut kesiapan komunikasi. Soal bahasa Arab dan Inggris menjadi alat ukur kemampuan berinteraksi dengan jemaah maupun tenaga medis setempat.
“Kalimat bahasa Arab yang tepat untuk menanyakan ‘Apakah Anda membutuhkan bantuan?’ adalah…”
Jawaban yang benar adalah “Hal tahtaaju ila musaa’adah?”. Sementara dalam bahasa Inggris, peserta juga diuji kemampuan memberikan instruksi minum obat seperti “Three times a day after meals” untuk menjelaskan aturan minum obat tiga kali sehari setelah makan.
advertisement
Kesehatan Haji dan Manajemen Risiko
Pemahaman tentang penyakit yang sering terjadi selama ibadah haji menjadi materi krusial. Serangan jantung (cardiovascular disease) tercatat sebagai penyebab kematian tertinggi pada jemaah haji Indonesia, terutama saat puncak haji di Arafah-Mina.


Tinggalkan Balasan