Tampilkan Ringkasan Artikel

Ringkasan Berita

  • Kementerian Agama mempersiapkan seleksi CAT TKHI 2026 dengan acuan regulasi terbaru, yakni Perpres Nomor 92 Tahun 2025.
  • Materi seleksi bagi apoteker mencakup regulasi haji, kompetensi teknis kefarmasian, manajemen rantai dingin obat, serta aritmetika dasar dan logika.
  • Peserta diuji mengenai kemampuan pelayanan, termasuk penggunaan bahasa Arab dan Inggris untuk berinteraksi dengan jemaah serta tenaga medis di Arab Saudi.
AI Icon Ringkasan di Generate oleh MEOWCONNECT, BADAKPOS.com Artificial Intelligence

Pencegahan heat stroke saat wukuf juga menjadi perhatian. Peran apoteker tidak hanya menyediakan obat, tetapi juga mengedukasi jemaah untuk menjaga hidrasi dan menghindari paparan matahari langsung.

Baca Juga:  Ketum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Himbau Kepada Pengurus dan Anggota Ikut PKPA Atau Pendidikan Mediator

“Jika terjadi kejadian luar biasa keracunan makanan di pemondokan, langkah pertama apoteker dalam manajemen logistik adalah…”

Jawaban yang tepat adalah menyiapkan stok obat anti-diare, oralit, dan mengecek ketersediaan cairan infus. Pemberian antibiotik massal tanpa indikasi justru berisiko menyebabkan resistensi.

advertisement Iklan Artikel 1
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Persiapan Menghadapi Seleksi

Para calon peserta seleksi TKHI 2026 disarankan untuk mempelajari secara mendalam Peraturan Presiden Nomor 92 Tahun 2025 beserta peraturan turunannya. Selain itu, pemahaman terhadap pedoman teknis BP Haji dan formularium obat haji terbaru menjadi modal utama.

Baca Juga:  Buntut Serangan AS, Iran Siap Blokade Selat Hormuz dan Picu Krisis Energi Global

Simulasi soal di atas merupakan gambaran umum berdasarkan kisi-kisi yang beredar. Peserta tetap diimbau untuk memantau informasi resmi melalui portal petugas.haji.go.id untuk mendapatkan update terkini terkait jadwal, persyaratan, dan materi seleksi.

advertisement Iklan Artikel 2

Dengan persaingan yang ketat, persiapan yang matang dan pemahaman menyeluruh terhadap materi menjadi kunci keberhasilan menjadi bagian dari Tim Kesehatan Haji Indonesia 2026. (BP1)