Ringkasan Berita
- FISIP UNMA melaksanakan pengabdian masyarakat dengan memberikan bantuan perlengkapan sekolah kepada 100 siswa di Desa Muruy, Pandeglang.
- Kegiatan ini bertujuan untuk meringankan beban orang tua dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak sekaligus memberikan motivasi belajar bagi siswa pedesaan.
- Pihak universitas menegaskan bahwa aksi ini merupakan wujud nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi untuk berkontribusi langsung pada peningkatan kualitas pendidikan masyarakat.
Kampus Harus Hadir di Tengah Masyarakat
Wakil Rektor II Universitas Mathla’ul Anwar Banten, Nur Aziz Hakim, S.H., M.M., M.Kn., mengatakan perguruan tinggi tidak cukup menjalankan fungsi pendidikan dan penelitian.
“Perguruan tinggi tidak boleh berhenti sebagai pusat transfer ilmu pengetahuan. Kampus harus hadir di tengah masyarakat, merasakan persoalan yang mereka hadapi, lalu menawarkan solusi nyata. Pendidikan adalah investasi terbesar bangsa. Karena itu, setiap anak, termasuk yang berada di pelosok desa, berhak memperoleh perhatian dan kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Menurut Nur Aziz Hakim, keberhasilan perguruan tinggi tidak hanya diukur dari capaian akademik, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan masyarakat.
“Kampus harus menjadi mitra masyarakat dalam menyelesaikan persoalan pembangunan, termasuk meningkatkan kualitas pendidikan di pedesaan,” katanya.
advertisement
Tri Dharma Tidak Berhenti di Ruang Kuliah


Tinggalkan Balasan